Sunday, 29 September 2024

Damai

Terakhir kali aku menulis blog ini, adalah tahun 2022, hampir dua tahun yang lalu. Sekarang aku sudah mampu berjalan kembali dengan kedua kakiku, meskipun sudah tak senyaman dulu, namun aku masih bersyukur atas apa yang sudah aku alami selama dua tahun kebelakang ini. Rahmat dan berkat Tuhan sangat melimpah diberikannya padaku.

Saat ini aku hidup bahagia dengan istriku Linda, yang sudah setia menemaniku juga selama aku sakit, yang selalu gak pernah lelah untuk menyemangatiku agar aku bisa berjalan. Aku dan Linda bukanlah dua orang yang memiliki hobi dan kesukaan yang sama, namun kami ibarat dua orang dengan kepribadian yang saling bertolak belakang, namun segala perbedaan itu yang membuat setiap hari selalu diwarnai dengan cerita baru. Aku sangat menyayanginya, dia seperti jawaban dari Tuhan atas doa-doa serta pengharapanku selama ini.

Sekarang sudah hampir 2 tahun aku bekerja di salah satu perusahaan IT Consulting besar di dunia, aku sendiri, bagaimana aku bisa survive sejauh ini. Semua ini tidak lepas juga dari Bapak dan Ibu Manager, serta Senior Manager/Sekarang AsDir, serta bapak Leadership Semarang, yang aku sangat senang mendengarkan ceramahnya, yang sudah berani menerimaku kembali kala itu, dengan segala kekuranganku. Jujur saja, awalnya aku sempat ada rasa malu, dan khawatir, harus ke kantor dengan menggunakan kruk, tapi semua itu tidak menjadi suatu permasalahaan bagi mereka, sehingga aku bisa berfokus semaksimal mungkin dengan segala hal yang dapat aku lakukan.

Awalnya memang tidak mudah, namun perlahan dan pasti, aku mampu beradaptasi dengan budaya serta kecepatan dalam mendilvery setiap pekerjaan untuk memberikan service terbaik bagi client. Aku masih belum merasa begitu jago dalam bidang SAP BASIS ini, namun aku pribadi sudah merasa cukup percaya diri, dalam setiap tantangan yang baru mengingat perkembangan teknologi yang semakin cepat juga, mulai dari cloud computing, hyperscaller, hingga genAI, ini seperti sebuah petualangan baru, dimana pengalaman saja tidak cukup, semua orang memulai dari titik yang sama.

Di sini juga aku menemukan team baru, yang menyenangkan, dan bisa diajak sebagai sahabat diskusi, sebuah team yang sekilas membawaku teringat akan persahabatanku di PRMK FT dulu. Dibandingkan mereka mungkin aku yang sudah paling banyak makan asam garam di dunia SAP BASIS, tapi aku berharap dengan seringnya kita sering menyelesaikan isu bersama, mereka bisa menjadi sahabat dalam mengarungi duniaa SAP BASIS, yang kadang absurd ini.

Sekarang aku sudah bisa berdamai dengan diriku, memaafkan diriku sendiri, dari setiap kesalahan dimasa lalu. Menyaksikan sahabat-sahabatku dapat mencapai impiannya masing-masing juga menjadi kepuasan tersendiri di dalam batin. Kedua orang tuaku yang masih sehat sampai sekarang, dan aktif beraktivitas di salatiga sana. Adekku yang juga sudah selesai S2. Aku berada dititik dimana, aku seperti merasakan tidak membutuhkan apa-apa lagi. Aku sekarang sudah bisa kembali berfokus pada tujuanku, untuk dapat menyelesaikan setiap permintaan clientku, membuat mereka merasa lega dan tenang dengan kehadiranku. 

Jadi klo ditanya sampe sekarang apa yang membuatku bisa betah dengan pekerjaanku? Mungkin karena melihat orang yang aku bantu dapat tersenyum, adalah kepuasan tersendiri bagiku, apa menolong orang itu hobi dan passionku? Mungkin bisa dibilang begitu. 😊

Wednesday, 8 June 2022

Sudah gak tahu lagi, berapa banyak air mata ini tumpah. Memalukan ya, seorang pria yang hampir berumur 30, menghabiskan harinya dengan tangis. Entah tangis karena menahan rasa sakit saat terapi, atau tangis terhadap rasa kecewa yang menumpuk di dada. 

Namun kali ini, aku menangis akan hal lain,  hampir 2 bulan, tidak berdaya karena peradangan pada sendiku, aku melihat hal-hal luar biasa yang dilakukan kedua orang tuaku. Bagaimana pedulinya mereka diusia mereka yang tak lagi muda, untuk terus membantu dan merawatku, selayaknya aku seperti kembali menjadi anak kecil. Aku benar-benar merasa beruntung, dimana banyak diluar sana mereka yang mungkin orang tuanya sudah tiada. 

Aku merasa sedih dan malu terhadap diriku yang tak berdaya ini, namun semua pengorbanan yang dilakukan orang tuaku, sekaligus menjadi obat semangat untuk diriku. Sekarang aku memahami, kenapa Tuhan tak pernah membiarkanku sendiri, karena mungkin Dia tahu, aku tak akan mampu menjalani ini semua seorang diri. 

Aku yang selalu mengejar hal-hal duniawi sebelumnya, saat ini aku hanya ingin kembali sehat, dan menggunakan kesembuhanku nanti untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta berguna bagi semua orang. Kesembuhan menjadi mimpi terbesarku saat ini, bukan lagi gaji tinggi, jabatan tinggi, atau hal-hal lainnya. Aku hanya ingin sehat, dan dapat membalas semua kebaikan orang tuaku. 

Sekarang aku sudah bisa menerima penyakit yang aku derita ini sebagai sebuah sarana yang Tuhan berikan padaku, untuk melihat hal-hal penting yang seharusnya kujaga, yang seharusnya kuperhatikan lebih baik lagi. Aku tahu ini tidak akan mudah, tidak akan cepat, tapi aku akan berusaha demi kedua orang tuaku. 

Sunday, 8 May 2022

I don't know what title I should give to this story. It's been one month since I came back to Semarang, after 3 years long journey on Capital City. Honestly, I don't know how should I feel about it. 

Everything seemed so well at the beginning, I moved to Semarang, hoping everything will start smoothly, a big future waiting me in the future. Joined in one big IT company, somewhat like a dream come true. I begin to planned everything, life, marriage, and career. 

I even planned out an engagement ceremonies later on December. Me and Linda my loved one, already started preparing everything. Till one day, everything start to look sorrows. 

At first I feel my whole body was aching. Till later on the day I found out, I got caught dengue fever. And not just that, I feel so much pain on my knee, that I had trouble to walk. 

So yeah, I got hospitalized on the 3rd day of my job. I thought once I got discharged, everything will come back to normal. But I was wrong, after get hospitalized for around 4 day, I start back to my boarding house, leave everything at there. Then I start to think, maybe tomorrow I will just go to work from my home in Salatiga, so I go home, leaving my medicine on my boarding house, because I thought it won't be that much problem. 

And so the problem arise at night, my right foot was in so much pain, that I can barely hold, I don't know how much time I gonna passed out, so my families decided to take me back to hospital. The nurse tried to gave me a painkiller injection, but that doesn't work, so they suggested me to be back to hospitalized. 
So yeah, I got hospitalized again after 12 hours of being discharged. 

My mom basically sleeping with me in the hospital for one whole week, but thankfully Linda able to switching place with my mom, so the last 3 day I was watched by her. But that one week worth of hospitalized, only able to reduce the pain, not healed the real problem. 

After one month worth of control and therapy at physiotherapist, I don't feel so much changes, so I started to change the hospital, but it's still the same, the problem is not yet cured. This disease start to eating up my mind, so much plan, that goes to the drain, because of it, so much people become disappointed on me because of it. 

I honestly don't know, what option do I still have. I am lucky that I got a supportive family, but I still can't shake the feeling of depression off. 

Today It got worsened, I can't even walk and stand properly without anyone help, even to take a bath, or take a dump. I feel so much useless today. Even I am almost passed out try to endure the pain. 

I don't know how I should feel about this.. 


Tuesday, 14 December 2021

Truth and Love

Time pointing at 2 p.m
Yet here I am sitting alone
Too tired to sleep
Just keeping my mind steady
And yet
I am still thinking about you
That time seem don't want to stop for me
Lost while trying to peek into your heart
Now I lost empty and stranded
With no feeling nowhere to be found
I thought, I won't sing the same sad song, twice
But this kind of emotion, 
like to play in repeat within my mind
So please, just once
Let me hear the song of your heart
While looking at your face full of love
I really want to hear it
I am so badly want to understand it
Become I knew I was never wrong about you

No matter how loneliness killing me slowly
Or how badly my disease corrupting my body
I am still believe
I will see you again
Maybe not in this time, 
Maybe in another life, 
After all, it's just like what I always hope for
I won't ever lose you this way
I don't need any reason to love right? 
Because I won't ever able to convince you
And yeah, 
I will eventually become your memories
I am smiling yet it so damn hurt
Even my tear could look this bright
So please, just once
Let me hear the song of your heart
While looking at your face full of love
I really want to hear it
I am so badly want to understand 
Even though there's someone else
Which you staring so deeply right now

Let me hear it, the song of your love, 
So I can look what love really is
And I could once more believe
That this love song is real
And I swear
I am already accepting my past
No matter what memories and regret
I swallow it all as a whole 

Now, I tried to sing my own love song
So It will remind me of you
Even though there's someone else
Which you staring so deeply right now
But my love song won't end
Because I had met you
That's the truth and love


Saturday, 17 July 2021

My Kids Name

There's a lot has happened recently. World doesn't look good to nowadays. Thinking about pandemic and government, only brought myself down. I tried to take a breather, by spending my precious weekend, watching anime, I'm glad, I picked the right one. I just finished watching Assassination Classroom. The story are goods, it's about a special class, having a special task, to study, to kill, and to grow. I won't spoil anymore of the stories, because I don't want to ruin, anyone who hadn't watch it. 

This movie leave a lot of bright motivation to my life, and also a lot of tears. Well, kids, if you ever wonder, what the meaning of your name is. That movie has kinda inspired me, to gave you name Novel and Saga. You must be wondering what kind of name is that, Novel and Saga are more like stories right, well you're half right, but it doesn't mean I want you to be a writer or something. Honestly, I used to think, I wanted to be one but I guess I don't have that kind of talent, so I ended up admiring it. 

You know, as a kid, you can't choose what kind of parents you would have, or what kind of family you would ended up with in this life. That's why, I don't want you to think so much about me or your mom, because unlike you, we choose to give birth to you, to raise you, to protect you and nurturing you. That's why you, owes as nothing. Like both of your name, Novel and Saga, I wish you life your live proudly, walking in your own path, chasing your own dreams, and make a life full stories. That kind of Novel and Saga, that I wish having in both of you. And like any other stories, it won't just full of joy, sometimes even sadness and sorrow might come around the corner, hardship, teamwork, friendship, betrayal, justice, and unfairness, everything will mixed up in that stories, but I would always pray that you guys can overcome any of that. So you can come up like a protagonist should, full of joy and kindness. 

Remember, your name are just like the cover of any books, it won't mean that much, what really matters is what you guys have inside, in your heart and in your mind. I hope I can hear the full stories of your life. 


























PS: I wrote it, when I'm still single, living on monthly paycheck, depressed by the pandemic, and work. But I earnestly gonna give you guys this name.